Chandra Ekajaya Mainan Vape di SKK Migas

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya saat ini bekerja di SKK Migas sebagai kasir. Pekerjaan ini sudah dilakukan semenjak 3 tahun terakhir. Tadinya Chandra Ekajaya bekerja di perusahaan pertamini tingkat daerah. Rekomendasi dari paguyuban pertamini Indonesia membuat dirinya bisa bekerja di lingkungan SKK Migas.

Setiap pagi dirina harus berangkat ke kantor pada pukul 5 pagi. Hal ini dilakukan karena lokasi rumah dan kantor SKK Migas yang cukup jauh menyebabkan dirinya harus berangkat lebih pagi supaya tidak terlambat. Situasu lalu lintas kota Jakarta yang sangat macet menambah faktor kenapa dirinya harus berangkat kebih pagi. Tak jarang Chandra Ekajaya lebih memilih transportasi umum ketimbang menggunakan kendaraan pribadi untuk bernagkat kantor.

Chandra Ekajaya bekerja di SKK Migas sebagai karyawan kontrak. Hal ini terjadi karena SKK Migas masih belum menjadi lembaga BUMN dan permanen dari pemerintah. Sampai saat ini kepastian SKK Migas masih dalam pembahasan Revisi UU Migas.

Dok.Chandra Ekajaya

Bekerja di SKK Migas mungkin menjadi dambaan bagi Chandra Ekajaya, namun terkadang tuntutan kerja yang berat membuat Chandra Ekajaya tidak bisa bersantai. Untuk mengurangi rasa strees yang diakibatkan dari pekerjaan dirinya pun tak jarang membawa rokok elektrik atau vape ke kantor. Dirinya menggunakan vape di saat jam istirahat makan siang.

Chandra Ekajaya menggunakan vape karena dirinya memang tidak merokok, dan kebetulan sekarang sedang booming rokok vape. “saya bawa saja vape ke kantor buat ngebul, tapi ya waktu jam istirahat saja” ujar Chandra Ekajaya.

Di lingkungan kerjanya masih jarang karyawan lain yang menggunakan Vape, mungkin karena kebanyakan sudah lanjut usia dan ibu-ibu. Terlebih untuk bapak-bapak lebih menyukai untuk merokok ketimbang untuk menggunakan vape. Chandra Ekajaya tak jarang ada beberapa karyawan lain yang menyebutnya sebagai tukang asap, julukan itu dikarenakan asap yang dihasilkan dari rokoko vape lebih banyak ketimbang rokok biasa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*