Chandra Ekajaya Skandal Budaya

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten Kuantan Singingi dan masyarakat sudah berupaya keras dalam mempertahankan dan melestarikan budaya pacu jalur dan randai yang sudah ada selama ratusan tahun. Kini perjuangan itu berbuah manis, sebab kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia sudah mengakui pacu jalur dan randai sebagai salah satu warisan budaya tak benda dari Provinsi Riau.

Pada tanggal 13 Februari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Gubernur Riau menyerahkan sertifikat warisan buday atak benda Indonesia untuk pacu jalur dan randai kepada Bupati Kuansing, yaitu H. Drs. Mursini, MSi yang diwakili oleh Marwan S.Pd MM saat peresmian dinas kebudayaan Riau di Taman Budaya Pekanbaru.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mengatakan bahwa Marwan S.Pd MM mengaku terharu dan bangga karena salah satu budaya milik kabupatennya diakui oleh nasional. Bahkan meraih sertifikat sebagai salah satu warisan budaya tak benda di Indonesia. Itu merupakan bukti bahwa dirinya bersama seluruh perangkat pemerintah serius dalam mewujudkan kemajuan di bidang kebudayaan.

Selain meluapkan rasa kegembiraan, mereka pun merasa sangat bersyukur. Untuk ke depannya Marwan sangat optimis bahwa perahu baganduang pun juga akan menjadi warisan budaya nasional dan meraih sertifikat. Bahkan acara ini pun sudah masuk dalam agenda pariwisata provinsi Riau. Untuk ke depannya mereka akan lebih konsentrasi ke arah pengembangan.

Chandra Ekajaya sangat senang karena pacu jalir dan randai masuk dalam jaringan pariwisata internaisonal. Ini sangat membuat bangga masyarakat Riau. Bahkan perkembangan randai secara kuantitas maupun kualitas sangat pesat dan semakin digemari. Inilah yang membuat perangkat pemerintah dan masyarakat berjuang bersama mewujudkan provinsi Riau yang berbudaya adiluhung sesuai karakter daerahnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*