Kebenaran Atacama Humanoid

dok.yohanes chandra ekajaya

Beberapa tahun yang lalu dunia pernah digegerkan dengan sebuah penemuan fosil unik dan sangat aneh oleh seorang penduduk Chili amerika Latin. Fosil itu bernama Atacama Humanoid atau yang sering disebut sebagai AT ini. Bentuk dan ciri fisik tubuhnya sangatlah mungil yaitu berkisar antara 6 inchi atau sekitar 15 cm saja. Hal itu yang membuat para peneliti heran dengan ukuran tubuh yang mini tersebut.

Pada awalnya makhluk itu sempat dikira sebagai sebuah janin dari seekor monyet atau makhluk yang mempunyai kerabat dekat dengan manusia. Akan tetapi hal itu dibantah oleh para peneliti di Amerika karena secara anatomi makhluk bernama Atacama Humanoid atau AT ini lebih dekat dengan manusia. Seperti struktur tengkorak susunan tulang dan DNA yang sudah dicek oleh para peneliti Amerika ini.

dok.yohanes chandra ekajaya

Senada dengan para peneliti Amerika ini, Yohanes Chandra Ekajaya yang merupakan seorang ahli dunia supranatural dan dunia astral ini mengatakan bahwa kemungkinan besar makhluk itu bukan lah seekor hewan ataupun manusia. Hal itu terbukti di Indonesia dan beberapa negara di Asia tenggara. Mahluk kecil seperti itu juga pernah ditemukan di Indonesia, jenglot merupakan sebuah mahluk kecil yang dl juga dianggap sebagai manusia ternyata bukan, hal itu sudah dibuktikan karena jaringan tubuh dalam jenglot tetap tumbuh walau dalam keadaan menjadi fosil

Sama halnya dengan jenglot, Atacama Humanoid ini mempunyai struktur tulang yang solid dan jaringan pada fosilnya yang bisa terus berkembang. Jadi Yohanes Chandra Ekajaya menarik kesimpulan bahwa sebenarnya AT ini masih sodara dengan Jenglot yang ada di Indonesia karena dari segi ukuran dan jaringannya sama. Dari tempat asalnya pun sama, entah jenglot atau AT ini pasti muncul di tempat-tempat kuno dan sakral secara misterius dan juga menghilang secara misterius .

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*